Cara Menggunakan Tabel Periodik

January 1, 2019

Cara Menggunakan Tabel Periodik

pliggseo.net – Tabel elemen periodik adalah tabel yang berisi berbagai informasi. Sebagian besar tabel berisi simbol fitur minimal, nomor atom, dan massa atom.

Tabel periodik diatur sehingga kita bisa melihat kecenderungan sifat-sifat dasar secara sekilas. Cara menggunakan tabel periodik untuk mengumpulkan informasi tentang elemen.

Cara Menggunakan Tabel Periodik

Menurut Website Rumus.co.id Tabel periodik berisi sel informatif untuk setiap elemen yang disusun dengan meningkatkan jumlah atom dan sifat kimia. Setiap sel elemen biasanya mengandung:

  1. Ikon Elemen

Simbol singkatan nama elemen. Dalam beberapa kasus, singkatan berasal dari nama latin elemen. Setiap simbol terdiri dari satu huruf besar atau dua huruf besar. Biasanya simbol mewakili nama item, tetapi beberapa simbol merujuk pada nama item yang lebih panjang (misalnya, simbol untuk Silver Ag adalah, yang mengacu pada nama lama Argentum).

  1. Nomor Atom

Angka ini adalah jumlah proton yang dimiliki oleh unsur atom ini. Jumlah proton adalah faktor penting dalam membedakan satu elemen dari yang lain. Variasi jumlah elektron atau neutron tidak mengubah jenis elemen. Mengubah jumlah elektron menghasilkan ion karena jumlah neutron berubah untuk menghasilkan isotop. Tabel periodik modern disusun untuk menambah jumlah atom.

  1. Jumlah Massa Atom Unsur

Massa ini adalah massa rata-rata tertimbang dari isotop unsur. Tabel periodik asli Mendeleev mengorganisasikan elemen-elemen berdasarkan peningkatan massa atom atau berat.

  1. Nama Elemen

Banyak tabel periodik telah melengkapi nama item untuk membantu mereka yang mungkin tidak mengingat semua simbol item.

sistem periodik

Garis horisontal dalam sistem periodik disebut titik. Setiap periode menunjukkan tingkat energi tertinggi yang dimiliki elektron dalam elemen ini dalam keadaan dasarnya.

Kolom vertikal disebut grup atau grup. Setiap elemen dalam suatu kelompok memiliki jumlah elektron valensi yang sama dan biasanya berperilaku sama ketika terikat dengan elemen lain. Dua baris bawah, Lanthanides dan Actinides, semuanya termasuk dalam Grup 3B dan terdaftar secara terpisah.

Banyak tabel periodik mengidentifikasi jenis elemen yang menggunakan warna berbeda untuk berbagai jenis elemen. Misalnya, dalam pengelompokan logam alkali, tanah alkali, logam non-mulia, semimetal, logam transisi, non-logam, lantanida, aktinida, halogen dan gas mulia. Baca juga : Cara Membuat Artikel yang SEO Friendly

Kecenderungan dalam tabel periodik

Tabel periodik disusun untuk menampilkan tren berikut (periodisitas) sebagai berikut:

  1. jari-jari atom atau jari-jari atom (setengah jarak antara pusat dua atom yang saling bersentuhan)

Meningkat dari atas ke bawah

Pergi dari tabel dari kiri ke kanan

  1. Ionisasi Energi (Energi yang dibutuhkan untuk menghilangkan elektron dari atom)

Kurangi dari atas ke bawah

Meningkat dari kiri ke kanan

  1. Elektronegativitas (ukuran kemampuan untuk membentuk ikatan kimia)

Kurangi dari atas ke bawah

Meningkat dari kiri ke kanan

  1. Afinitas elektron (kemampuan untuk menerima elektron)

Afinitas elektron dapat diprediksi berdasarkan pada kelompok unsur. Gas mulia (misalnya argon, neon) memiliki afinitas elektron mendekati nol dan cenderung tidak menerima elektron. Halogen (mis. Klorin, yodium) memiliki afinitas elektron yang tinggi. Sebagian besar konstituen lain memiliki afinitas elektron yang lebih rendah daripada halogen tetapi lebih dari gas mulia.

Sumber artikel dikutip melalui https://rumus.co.id/tabel-periodik/

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •